Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Mengambil Asuransi Kesehatan

KlaimSekira sebulan yang lalu, saya bertemu dengan seorang ibu (39 tahun) yang berniat mengambil asuransi kesehatan (rawat inap). Ia memiliki 3 anak dan merencanakan mengambil asuransi dengan menyertakan 2 anaknya: yang perempuan (20 tahun) dan laki-laki (7 tahun). 

Saya menawarkan dua pilihan asuransi kesehatan: Program Asuransi Kesehatan Murni Allisya Care dan Asuransi Kesehatan yang ada di Tapro Allisya Protection Plus, Hospital & Surgical Care (HSC) +. Dengan berbagai pertimbangan ia mengambil Allisya Care untuk anak laki-lakinya dan HSC + untuk diri dan anak perempuannya.

Ia mengambil plan yang mencover biaya rawat inap 1 juta rupiah per hari rawat inap (Plan H). Setelah sepakat dengan proposal yang saya tawarkan, saya menyodorkan form surat pengajuan asuransi kepadanya.

Di lembar-lembar bagian tengah dari form Asuransi Kesehatan Murni tercantum ketentuan-ketentuan yang terkait dengan Penyakit atau Luka yang Telah Ada Sebelumnya (Preexisting Diseases) dan Penyakit Khusus.

Di situ, ia berhenti dan bertanya, “Kalau anak saya sudah ada penyakit amandel, nanti dicover tidak?”

Saya menjelaskan agak panjang lebar bahwa berdasarkan ketentuan Allianz, calon peserta diharuskan memberikan keterangan Penyakit atau luka yang Telah Ada Sebelumnya (Pre Existing Diseases) pada Formulir Aplikasi Kesehatan Perorangan.

Setelahnya, Allianz akan memberi keputusan, dengan tiga kemungkinan: (1) membayar resiko klaim atas kondisi Pre Existing Diseases termasuk komplikasinya; atau (2) menolak untuk membayar risiko klaim atas  kondisi Pre Existing Diseases termasuk komplikasinya dalam bentuk Pengecualian Permanen; atau (3) menolak Formulir Aplikasi Asuransi Kesehatan yang diajukan calon nasabah.

Dengan penjelasan yang saya sampaikan, ibu yang punya rasa ingin tahu tinggi ini akhirnya memutuskan tidak meneruskan pengajuan asuransi untuk ketiganya. Meskipun saya sedikit mengalami kerugian waktu, saya merasa senang karena sekarang ia mengerti bahwa dalam pengajuan asuransi di perusahaan swasta ada ketentuan-ketentuan tertentu.

Saya tidak ingin nasabah sudah membeli asuransi melalui saya dan di kemudian hari ketika terjadi klaim, pihak perusahaan tidak mengabulkannya karena terkena pasal ketentuan tersebut.

Ada kasus yang membuat saya selalu menegaskan hal ini di awal kepada setiap calon nasabah yang saya layani.

Ini kasus temannya teman saya beberapa bulan lalu. Teman dari teman saya mengambil asuransi kesehatan untuk anaknya dari sebuah perusahaan tanpa tahu ketentuan-ketentuannya terlebih dahulu. Program asuransi kesehatan yang ia ambil menggunakan fasilitas cashless.

Setelah polis berjalan 2 tahun, anaknya dirawat karena penyakit yang sudah ada sebelumnya. Segera ia menghubungi agen dan agennya mengatakan supaya ia memakai uang sendiri terlebih dahulu, kemudian mengajukan klaim reimburse dengan melampirkan berkas-berkas sesuai persyaratan klaim rembursment.

Ia melakukan semua yang disarankan oleh agennya. Penantiannya cukup lama. Pihak perusahaan asuransinya memutuskan setelah 4 bulan lamanya dan keputusan pengajuan klaimnya ditolak. Ia panik, kecewa, dan kecewa hingga ia menumpahkan kekecewaannya kepada teman saya di hadapan saya.

Berdasarkan penuturan yang saya dengar langsung darinya, ia kemudian memutuskan untuk menutup asuransi anaknya dengan langsung datang ke kantor perusahaan asuransi tanpa menghubungi agen. Karena kecewanya amat berat, ia mengaku tidak mau lagi berhubungan dengan jenis dan perusahaan asuransi apa pun.

Demikian kasus penting yang terkait ketentuan-ketentuan dalam asuransi kesehatan. Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi saya sebagai agen dan para calon nasabah supaya tidak terjadi yang tidak diinginkan.

Adanya kasus ini bukan kemudian menjadikan kita anti asuransi. Jika kita memahami ketentuan-ketentuan yang disyaratkan perusahaan asuransi dan asuransi yang akan diambil sesuai dengan kebutuhan proteksi kita dan keluarga, maka tidak akan ada masalah.

Jadi, berasuransilah dengan cerdas: memahami ketentuan dan memilih program yang prioritas (baca juga: Pilih Proteksi yang Paling Prioritas).

Berikut adalah beberapa ketentuan yang ada pada produk asuransi kesehatan perorangan Allianz (Allisya Care, Maxi Violet, SmartMed Premier, dan termasuk juga rider Hospital & Surgical Care + yang ada di Program Tapro):

Ketentuan tentang Penyakit atau Luka yang Telah Ada Sebelumnya (Preexisting Diseases)
Ketentuan 1
Ketentuan tentang Penyakit Khusus dan Ketentuan tentang Pengecualian
Ketentuan 2
Ketentuan 3
Ketentuan 4
Ketentuan Lainnya
Ketentuan Lainnya

Demikian. Semoga bermanfaat.[]

Dede Sulaeman
Bussines Executive Allianz Star Network
Kontak: 085767622961 (Tlp/WA)
Email: desulanakata@yahoo.com

Iklan

Tentang Dede Sulaeman

Business Executive Allianz Star Network [] HP/WA 085767622961 [] Email: desulanakata@yahoo.com [] Tinggal di Cikarang Utara, Bekasi.
Pos ini dipublikasikan di Asuransi Kesehatan dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s