Perbedaan Asuransi Syariah dan Non Syariah

Ilustrasi Hukum Asuransi SyariahHukum asuransi banyak yang memperdebatkan dan mempertentangkan. Secara umum, asuransi non syariah dipandang haram karena ada unsur gharar (riba), maysir (judi), risywah (suap). Namun demikian, asuransi syariah pun sebagian orang memandangnya sebagai haram. 

Sebagian pihak yang mengharamkan menyodorkan berbagai dalil pengharamannya. Namun demikian, dengan berbagai penilaian, penulis sepakat dengan Dewan Syariah Nasional (DSN) yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menetepkan bahwa asuransi syariah hukumnya halal.

Mengapa begitu? Beberapa aspek menjadi pertimbangan sehingga bisa disimpulkan bahwa asuransi syariah halal secara hukum syar’i.

Berikut adalah beberapa aspek yang menjadi pembeda antara asuransi syariah dengan non syariah:

Tabel Perbedaan Asuransi Syariah dan Non Syariah

Tipe Syariah Non Syariah
Konsep Sekumpulan orang yang saling tolong menolong dan bekerjasama antara satu dengan lainnya dengan cara, masing-masing mengeluarkan tabarru’. Perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan memberikan penggantian kepada tertanggung.
Aspek Historis Jauh sebelum Islam datang, tradisi masyarakat Arab membayar diyat (denda) atas peristiwa pembunuhan yang dialami kerabat, dikenal dengan istilah ‘Aqilah. Kemudian disempurnakan oleh Rasulullah menjadi hukum Islam dan tertuang dalam konstitusi pertama di dunia (Konstitusi Madinah) yang dibuat langsung oleh Rasulullah SAW. Dari masyarakat Babilonia (4000-3000 SM) yang dikenal dengan perjanjian Hammurabi. Dan tahun 1668 M di Coffee House London, sebagai cikal bakal asuransi konvensional (non syariah).
Akad Akad tabarru’ dan akad tijarah (mudharabah, wakalah, syirkah, dll.) Akad jual beli, tabaduli.
Sumber Hukum Al-Quran, hadis, dan sumber hukum Islam lainnya. Bersumber dari pikiran manusia dan kebudayaan. Berdasarkan hukum positif, hukum alami dan contoh sebelumnya.
Hal-hal yang berkaitan dengan cara dan pilihan investasi Bersih dari praktik gharar, masysir, riba, maksiat, risywah (suap), haram, dan aniaya. Tidak selaras dengan syariah Islam karena adanya gharar, maysir, riba yang diharamkan dalam muammalah.
Dewan Pengawas Syariah (DSN) Ada. Berfungsi melakukan pengawasan terhadap kesesuaian dengan prinsip syariah. Tidak ada, sehingga dalam banyak praktiknya dapat bertentangan dengan kaidah-kaidah syariah.
Model Kerjasama Risiko Sharing of risk, di mana terjadi proses saling menanggung antara satu peserta dengan peserta lainnya. Transfer of risk, di mana terjadi transfer risiko dari peserta kepada perusahaan asuransi.
Pengelolaan Dana
  • Terpisah antara dana perusahaan asuransi dengan dana peserta.
  • Dana peserta, dipisah antara dana tabarru’ dengan dana tabungan/investasi.
Tidak ada pemisahan dana yang dapat mengakibatkan terjadinya dana hangus, kecuali dana yang dibelikan unitlink.
Unsur Premi
  • Iuran atau kontribusi terdiri dari unsur tabarru’ (tidak mengandung riba). Tabarru’ juga dihitung dari tabel mortalita tetapi tanpa perhitungan bunga.
  • Unsur premi: Mortalita, biaya dan bagi hasil atau diskon (sesuai akad).
  • Sumber biaya klaim adalah dari rekening perusahaan, sebagai konsekuensi penanggung terhadap tertanggung. Murni bisnis dan tidak ada nuansa spiritual.
  • Unsur premi: Mortalita, biaya, dan bunga.
Sistem Akuntansi Pada prinsipnya menganut akuntansi Cash Basis, namun metode Accrual Basis dapat digunakan pada aspek biaya dan hal lain yang dipandang sangat diperlukan.
  • Menganut konsep akuntansi Accural Basis, proses akuntansi yang mengakui terjadinya peristiwa atau keadaan non kas.
  • Dan mengakui pendapatan aset, expenses, liabilities dalam jumlah tertentu yang baru akan diterima dalam waktu yang akan datang.

 

Dede Sulaeman
Business Executive Allianz Star Network
Kontak: 085767622961 (Tlp/WA)
Email: desulanakata@yahoo.com

Iklan

Tentang Dede Sulaeman

Business Executive Allianz Star Network [] HP/WA 085767622961 [] Email: desulanakata@yahoo.com [] Tinggal di Cikarang Utara, Bekasi.
Pos ini dipublikasikan di Seputar Asuransi Syariah dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s